Pencucian uang dari Judi Poker Online yang beromset Miliaran

Sejak mendapat laporan dari masyarakat , Polisi bekerja sama dengan Polda Metro Jaya berusaha mencari lelaki dengan nama Doni yang bertanggung jawab sebagai agen Dewapoker Judi Poker Online . Penangkapan dilaksanakan Direktorat Reskrim itu adalah perkembangan dari laporan yang dilaporkan warga setempat pada Januari tanggal 16 lalu. Setelah berhasil diusut , Doni berhasil tertangkap di hari sabtu dengan bukti yang berada pada perangkat laptop yang dia bawa

Doni

Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kanit V Resmob AKP Resa Fiardy Marasabessy menyatakan bahwa Doni adalah Agen dari Bandar Situs Judi Terbesar Sbobet. Selain Penangkapan Doni juga banyak nama yang diduga sebagai pelaku sebagai agen situs Poker Online Terpercaya Sbobet menurut Ahad.

Cara Penangkapan pun dilakukan yakni menggunakan cara mengikuti Doni hingga ke apartemen Royal Mediterania di Tanjung Duren Jakarta barat. Doni sudah sejak tahun lalu menjadi seorang agen Taruhan Judi begitulah yang diungkapkan Doni

Sebagai Agen Doni beraksi menyimpan Taruhan dari Pemain Judi Domino Online dan Omzetnya juga mencapi Ratusan Juta rupiah. Saat Penangkapan , Doni sedang beraksi di sebuah laptop. Polisi ikut menyita 2 token untuk transaksi Bank secara Online beserta buku tabungan dan Handphone serta Laptop.

Berikutnya Kasus Penangkapan Capsa Susun ini akan dikembangkan karena hasil kejahatan yang diperoleh Pelaku sudah banyak dibelikan barang menjadi harta benda. Karena itu Tersangka akan dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian atau Pasal 5 Nomor 8/2010 tentang Pencegahan dan Pemberasan Tindak Pidana Pencucian Uang