Kejar Maling, Polisi malah menangkap Pemain Judi Poker

Hingga berita ini diturunkan, Joko, Maling yang menggasak rumah Pak Edy babak belur di keroyok oleh teman satu selnya yang sama – sama ditangkap pada kemarin malam. Seperti yang dikutip dari pernyataan saksi mata seorang pedagang minuman dari warga Kayan Hulu, Sintang, Kalimantan Barat. Joko yang saat itu mencoba melakukan aksi pencurian di rumah Pak Edy (salah satu orang kaya di kampung Kayan Hulu), ketahuan oleh istri pak Edy yang kemudian teriak dengan lantang sehingga membangunkan warga setempat. Joko yang kaget langsung melompat lewat jendela dan lari terbirit – birit. Warga setempat lalu berbondong – bondong mengejar dan mencari si Joko, pengejaran ini sudah hampir tidak menemui hasil karena warga setempat seperti kehilangan jejak si Pencuri tersebut.
Ternyata si Joko bersembunyi di salah satu rumah warga yang saat itu sedang bermain judi poker, ketika salah satu pemain judi poker tersebut melihatnya. Ia langsung teriak “MALING” dan digebuki oleh seluruh pemain judi poker disana. Polisi yang sudah lama mengintai mereka dari jauh akhirnya memutuskan untuk masuk karena adanya keributan di dalam rumah tersebut. Para pemain Judi Poker dan si Maling Joko akhirnya tak bisa kabur karena dikepung dari berbagai penjuru. Muka Joko lembab membiru akibat beberapa pukulan dari para pemain judi poker tersebut.
Sesampainya di ruang tahanan polsek Kayan hulu, para pemain judi poker yang kesal dikarenakan kemunculan Joko membuat mereka ditangkap Polisi melanjutkan memberi hadiah bogem mentah kepada Joko. Hingga akhirnya, Polisi harus menahan Joko di sel yang berbeda. Polisi yang sebelumnya menyangka Joko ikut terlibat dalam judi poker harus menggantikan dakwaannya dikarenakan adanya laporan warga. Apapun alasannya, Joko tetap masuk ke sel tahanan karena melakukan tindak kriminal dan didakwa atas pasal pencurian. Dan belum itu saja, dia sudah mendapatkan hukumannya dari rekan sesama penghuni sel tahanan Kayan Hulu. Sungguh Apes nasib Si Joko.

Pencucian uang dari Judi Poker Online yang beromset Miliaran

Sejak mendapat laporan dari masyarakat , Polisi bekerja sama dengan Polda Metro Jaya berusaha mencari lelaki dengan nama Doni yang bertanggung jawab sebagai agen Dewapoker Judi Poker Online . Penangkapan dilaksanakan Direktorat Reskrim itu adalah perkembangan dari laporan yang dilaporkan warga setempat pada Januari tanggal 16 lalu. Setelah berhasil diusut , Doni berhasil tertangkap di hari sabtu dengan bukti yang berada pada perangkat laptop yang dia bawa

Doni

Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kanit V Resmob AKP Resa Fiardy Marasabessy menyatakan bahwa Doni adalah Agen dari Bandar Situs Judi Terbesar Sbobet. Selain Penangkapan Doni juga banyak nama yang diduga sebagai pelaku sebagai agen situs Poker Online Terpercaya Sbobet menurut Ahad.

Cara Penangkapan pun dilakukan yakni menggunakan cara mengikuti Doni hingga ke apartemen Royal Mediterania di Tanjung Duren Jakarta barat. Doni sudah sejak tahun lalu menjadi seorang agen Taruhan Judi begitulah yang diungkapkan Doni

Sebagai Agen Doni beraksi menyimpan Taruhan dari Pemain Judi Domino Online dan Omzetnya juga mencapi Ratusan Juta rupiah. Saat Penangkapan , Doni sedang beraksi di sebuah laptop. Polisi ikut menyita 2 token untuk transaksi Bank secara Online beserta buku tabungan dan Handphone serta Laptop.

Berikutnya Kasus Penangkapan Capsa Susun ini akan dikembangkan karena hasil kejahatan yang diperoleh Pelaku sudah banyak dibelikan barang menjadi harta benda. Karena itu Tersangka akan dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian atau Pasal 5 Nomor 8/2010 tentang Pencegahan dan Pemberasan Tindak Pidana Pencucian Uang